Ayahnya Bisnis Narkoba, Dampaknya ke Anaknya

“Bapaknya yang punya barang, dia yang bantu menjualkan ke pelanggan,”tutur Anton.

“Wakti kami gerebek, dia loncat dari atap rumah dan masuk ke halaman rumah tetangga. Statusnya masih kami cari terus,”imbuhnya.

Profesi orangtua ini memberikan pengaruh negatif terhadap keseharian Riky. Polisi mendapati tersangka berpenampilan gagah ini sebagai pengguna narkoba pula.

“Dia pakai juga narkoba ini, seperti juga ayahnya pengguna narkoba,”katanya.

Selai itu, faktor ekonomi membuatnya turut serta membantu bisnis haram ayahnya selama 4 bulan terakhir, Riky menjadi pengangguran setelah diberhentikan dari pekerjaan pelayan tokoh di mal Balikpapan.

Riky mengaku sukarela membant ayahnya mendagangkan narkoba di rumahnya, Jalan Sepaku, Kampung Baru, Balikpapan. Dia membantu guna mengisi kekosongan waktu luang setelah 4 bulan terakhir menjadi pengangguran.

“Tidak ada kerjaan, akhirnya bantu ayah berjualan narkoba juga,”ujarnya.

Riky mengaku sukarela membantu ayahnya mendagangkan narkoba juga,”ujarnya.

Riky memperoleh imbalan sekedarnya dari hasil memperdagangkan narkoba ini. Dia membantah sebagai pula penikmat narkoba jenis sabu.

“Paling minta uang Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu untuk sehari-hari. Saya juga tidak mengkomsumsi narkoba, hanya membantu menjualkan saja,”ujarnya.

Riky mengaku sudah lama mengetahui profesi ayahnya yang terkenal sebagai pedagang narkoba di kampung Baru. Akhirnya, hanya dia dan ayahnya yang tetap melanjutkan profesi sebagai bandar narkoba.

“Ibu dan adik saya tidak mau ikut campur masalah ini. Hanya saya dan ayah yang berjualan narkoba,”katanya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *