BeinCash AdidasPoker
Advertisement
Advertisement
Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Penembak Italia Chandra Mau Beraksi Lagi Sebelum di Tembak Mati

Jakarta – Polisi langsung menembak mati Saiful, perampok yang menembak mati Italia Chandra Kirana Putri (23). Sebelum ditangkap, Saiful diduga hendak melakukan askinya mencuri motor ditempat lain.

“Diduga yang bersangkutan hendak ‘main’lagi, karena ditemukan sejumlah barang bukti berupa peralatan untuk kejahatan curanmor,”ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Saat ditangkap, polisi menemukan pistol rakitan jenis revolver beserta empat butir pelurunya. Polisi juga menemukan dua buah obeng, kunci letter ‘ T ‘ berikut sejumlah anak kunci dan juga sebilah badik.

Saiful tewas ditembak mati polisi karena melawan saat disergap di jalan Lematan- Tanjung Bintang, Lampung Selatan ( sebelumnya ditulis di Jalan Panjang ), pada pukul 14.00 WIB.

Argo mengatakan, tertangkapnya Saiful berkat rekaman CCTV di rumah tetangganya. Saat itu, wajah rekan Saiful, berinisial M terekam CCTV. sementara Saiful saat itu sulit teridentifikasi karena memakai helm.

Tim gabungan dari Subdit Resmob dan Ranmor Ditreskrimum Polda Metro jaya yang dipimpin oleh AKBP Aris Supriyanto dan AKBP Antonius Agus kemudian menyelidiki keduanya. Polisi mencari data mengenai M yang wajahnya kemudian disketsa polisi.

“Dari sketsa wajah M ini kemudian diselidiki, siapa kira-kira kelompoknya. Kemudian ada informasi bahwa M melakukan penembakan itu bersama dengan Saiful,”lanjutnya.

Polisi kemudian mencari profil Saiful. Tim berkoordinasi dengan Polda tetangga, sehingga akhirnya mendapatkan informasi bahwa Saiful yang dimaksud adalah seorang terdakwa kasus kepemilikan senjata api di Polres Cilegon.

“Kemudian tim berkoordinasi dengan Polres Cilegon, sehingga didapat profil Saiful ini beserta alamatnya,”ungkapnya.

Tim kemudian melakukan pencarian ke alamat rumah Saiful di Lampung. Setelah beberapa hari melakukan pengintaian di Lampung Selatan, tempat Saiful akhrinya diketahui.

Saiful saat itu baru keluar dari rumah kosnya. Melihat Saiful melintas di lokasi, tim langsung menyergapnya. Dia kemudian melawan dengan pistolnya, namun polisi langsung menembaknya hingga tewas karena dikhawatirkan membahayakan keselamatan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *