BeinCash AdidasPoker
Advertisement
Advertisement
Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Demo Para Nelayan, Ingin Membuat Menteri Susi di Copot Dari Jabatannya

Jakarta – Isu me-reshuffle kabinet kembali mencuat di pemerintahan Jokowi. Salah satunya ada momok yang ingin menjatuhkan Susi Pudjiastuti dari Menteri Kelautan dan Perikanan.

Dorongan tersebut awalnya muncul di dunia sosial media yang diramaikan pada hastag #GantiMenteriSusi. Rangkaian hastag ini telah merespon kebijakan Susi dalam melarang penggunaan pukat sebagai alat tangkap ikan di tahun depan.

Namun, hastag tersebut rupanya mendapat saingan, yaitu #StandForSusi. Tak butuh waktu lama akhirnya hastag #StandForSusi bisa mengalahkan #GantiMenteriSusi di posisi puncak trending topik nasional.

Sebab asal usulnya hastag tersebut berasal dari pembatasan penggunaan pukat yang dianggap merusak lingkungan, selanjutnya nelayan yang menggunakan pukat wajib mengganti alat tangkapnya. Nelayan pun sempat melakukan aksi demo di depan Istana Negara pada hari Selasa (11/7/2017).

Susi pun sudah angkat bicara mengenai serangkaian hastag dan aksi dari para nelayan hari itu. Ia mengatakan, hak untuk mencopot dirinya dari menteri merupakan hak Jokowi.

“Ya itu kan hak dari Presiden. Tiap tahun kan begitu, mau diganti,”ujar Susi di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2017).

Nah, ternyata Kepala Badan Intelijen Negara (BAN) Budi Gunawan bicara soal adanya momok yang ingin mengacaukan situasi bangsa. Salah satunya kekuatan yang ingin Menteri Susi di copo dari jabatannya.

Budi juga mengatakan ekonomi Indonesia dikuasai oleh kartel pangan dan energi. Dia mengakui hal ini sangat sulit untuk dibasmi. Terkait dengan kartel, Budi mengatakan ada kekuatan ingin menyingkirkan Susi dari posisinya.

“Contoh Bu Susi sekarang sedang mengalami serangan balik yang sangat kuat dari demo para nelayan. Kekuatan inilah yang bermain untuk Ibu Susi diganti,” tuturnya di hadapan para alih ulama dalam acara Halaqah Nasional Alim Ulama di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (13/7/2017).

Pasalnya, dorongan tersebut muncul di saat isu reshuffle mencuat. Meskipun Jokowi sempat membendung situasi bahwa tidak ada reshuffle pekan ini.

“Minggu ini juga tidak ada ,”kata Jokowi kepada wartawan di Perumahan Pesona Bukit, Batuampar, Balikpapan, Kalimantan Timur di hari yang sama.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *