BeinCash AdidasPoker
Advertisement
Advertisement
Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Cacing Aneh Pemakan Gas ( Kuphus Polythalamia )

 

Adidaspoker, Ditemukan cacing pemakan gas hidrogen sulfida terjawab sudah. Selama lebih dari 200 tahun para ilmuwan masih terus mencari keberadaannya. Tetapi tak satu pun dari mereka yang berhasil menemukan hewan yang di panggil Cacing Kapal ini dalam keadaan hidup-hidup di habitatnya.

Seorang peneliti bernama Daniel Distel, Ph.D dari Universitas Northeastern sudah pernah melakukan riset ilmiah ke Mindanao, Filipina. Berbekal rekaman video youtube, Daniel sempat menanyakan fenomena aneh tentang cacing kapal Kuphus Polythalamia kepada ilmuwan lokal setempat.

Pada saat Daniel mendapatkan petunjuk tentang lokasi cacing aneh yang bisa tumbuh hingga 1.5 meter itu akhirnya berhasil menemukan cacing kapal yang masih utuh dalam keadaan hidup di sebuah pedalaman Mindanao, Maluku Besar, pulau terbesar di Filipina.

Daniel dan timnya berhasil mendapatkan 5 sampel makhluk aneh itu, tubuhnya sudah tertutup cangkang kalsium karbonat dengan panjang 1 sampai 1.5 meter. Mereka kemudian mengupas tabung berkapur, dan ternyata bagian lunak yang menyerupai jaringan lunak didalam kulit kapur itu adalah cacing aneh.

Banyak fakta mengejutkan yang didapatkan Daniel Distel setelah ia dan timnya melakukan serangkaian penelitian di laboratorium. Cacing Kapal yang selama ini diduga masih spesies keluarga cacing oleh para ilmuwan lain ternyata salah, karena cacing kapal penghisap gas itu masuk dalam golongan hewan lunak seperti kerang.

Dan perbedaan mencolok dengan cacing kapal lainnya jelas dalam pola makan. Jika cacing kapal biasa memakan kayu, cacing aneh ini justru memakan gas. Dan ia bisa menyembunyikan tubuhnya, terbungkus rapat-rapat didalam selang tabung gas. Kemudian ukuran mulut dan saluran pencernaan pada cacing kapal misterius ini juga sangat kecil, dan nyaris tidak kelihatan. Hal ini sebagai bukti bahwa mulutnya jarang bahkan tidak pernah sama sekali digunakan untuk mengkomsumsi makanan.

Dirinya juga menambahkan bahwa ini adalah salah satu bentuk evolus konvergen, yakni sebuah evolusi pada spesies hewan berbeda dan prosesnya berlangsung secara mandiri. Antara satu spesies dengan lainnya saling menyesuaikan diri pada habitat tertentu.

Memang unik dan menakjubkan, kemapuan kerja sama yang baik antara bakteri menjadi kunci bagi cacing kapal dapat bertahan hidup dan terus tumbuh menjadi cacing raksasa. Bayangkan saja, cacing kapal ini tak perlu repot-repot mencari mangsa, karena dia cukup berenang saja sudah bisa mendapatkan nutrisi penting untuk daya tahan tubuhnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *