Bukan Visi Misi Yang Disajikan Tim Jokowi. Tegas Ketua DPP Gerindra.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini menilai kubu Jokowi-Ma’ruf senantiasa meributkan hal kecil yang dijalankan oleh Prabowo. Dia menegaskan kubu Prabowo-Sandi tidak akan lagi melayani serangan remeh.

“Kami sekarang berpikir bahwa regu Jokowi menyibukkan kami dengan hal-hal kecil demikian itu karena mereka tidak siap menjawab kebohongan komitmen-komitmen kampanye tahun 2014 yang kami tanyakan dan karena mereka tidak siap untuk pembicaraan visi-misi visi dan program sehingga sibukan kami dengan hal-hal ecek-ecek Dan senantiasa kami tidak akan layani yang abal abal,” sebutnya.

Karena itu, Sodik meminta segala pihak untuk berkampanye menurut visi-misi. Segala, tambah dia, demi kepentingan edukasi masyarakat.

“Mari kita kampanye dan beradu visi misi program yang juga artinya pencerahan dan edukasi kepada bangsa,” tandasnya.

Sebelumnya, ekonom Rizal Ramli menyebut ketika ini Pilpres 2019 terjebak pada hal-hal remeh yang tidak dibutuhkan rakyat. Misalnya kedua paslon Pilpres saling melempar ucapan dengan istilah-istilah yang tidak penting, daripada menggalakkan kabar yang dibutuhkan bangsa, misalnya ekonomi.

Misalnya saja, soal tempe setipis kartu ATM. Kemudian soal tampang Boyolali, berikutnya Sontoloyo dan teranyar politik Genderuwo yang menuai beraneka tanggapan dari elite politik.

“Hari ini kebanyakan calon enggak pernah punya kabar yang penting buat bangsa kita. Kedua belah pihak. Apa kabar yang penting buat bangsa kita, ekonomi dong. Ekonomi makro sama ekonomi rakyat. kuasa enggak mau ngomong karena banyak lemahnya,” kata Rizal di media center Prabowo-Sandi, Jl Sriwijaya I No 35, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/11).

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *