Pemilik Perahu Pembawa Sabu 1 Ton, Diburu Polisi

Salah seorang anggotanya adalah, Ajun Komisaris Rosana Albertina Labobar. Ocha, sapaan Rosana, berujar, penggunaan perahu kecil sempat mengecohnya.

Pada awalnya, Ocha mengira, kapal yang digunakan adalah kapal jenis speed boat, ataupun kapal kayu yang berukuran besar.

Menurut Ocha, kondisi bibir pantai yang curam, menyulitkannya untuk melihat langsung ke arah dermaga. Sehingga mengharuskannya, berpindah posisi dari tempatnya semula.

Setelah berpindah posisi itu, Ocha baru bisa melihat kapal yang digunakan untuk mengangkut sabu, adalah sampan kecil yang hanya memiliki satu mesin. Ia juga menyebut, sampan tidak memiliki lampu.

“Sampan kayak yang ada di Kalimantan. Yang buat orang jualan. Enggak ada sayapnya,” ucap perempuan 31 tahun ini.

Menurut Ocha, kondisi sekitar lokasi yang gelap, makin mempersulit ia dan rekan-rekannya, untuk menangkap pengemudi perahu.

“Mesinnya cuma satu dan itu gelap, jadi dicari enggak ketemu. Apalagi di situ banyak jalan tikusnya” ujar Ocha.

Sabu 1 ton asal China, yang hendak diselundupkan melalui Anyer, diketahui dipasok oleh sindikat asal Taiwan.

Polisi menangkap empat WN Taiwan, yakni Lin Ming Hui, Chen Wei Cyuan, Liao Guan Yu, dan Hsu Yung Li. Adapun Lin Ming Hui tewas ditembak polisi, karena melawan saat akan ditangkap.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *