Politisi Partai Golkar, Ade Komarudin, Menerima US$ 100 Ribu, Dalam Proyek E-KTP

Hal itu dikatakan keduanya, saat memberikan keterangan sebagai terdakwa, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (12/6/2017).

Awalnya, majelis hakim menanyakan, apakah Irman kenal dengan Ade Komarudin, atau yang sering disapa Akom.

Menurut Irman, ia tidak hanya kenal dengan Ade Komarudin. Ia bahkan pernah memerintahkan anak buahnya, untuk menyerahkan uang kepada Ade.

Irman mengakui, bahwa sebelumnya ada permintaan uang dari Ade.

Dalam surat dakwaan, jaksa menjelaskan, bahwa uang kepada Ade Komaruddin, diserahkan para terdakwa pada pertengahan 2013.

Pemberian 100.000 dollar AS itu, terkait jabatan Ade sebagai Sekretaris Fraksi Partai Golkar.

Menurut jaksa, uang itu guna membiayai pertemuan Ade Komaruddin, dalam pertemuan dengan sejumlah camat, kepala desa, dan sejumlah tokoh masyarakat, di Kabupaten Bekasi.

Dalam kasus ini, Irman dan Sugiharto, didakwa merugikan negara Rp 2,3 triliun, dalam proyek pembuatan e-KTP.

Keduanya, juga dinilai menguntungkan diri sendiri, orang lain dan korporasi. Beberapa di antaranya, adalah anggota DPR RI.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *