Proses Penangkapan Penyelundup Sabu 1 Ton Dari China

Menurut Ocha, jumlah anggota sindikat narkoba asal Taiwan yang datang ke Indonesia saat kedatangan pertama itu sekitar 6 orang.

Sehari setelah datang, Ocha menyebut para anggota sindikat narkoba itu langsung menuju Anyer,Serang,Banten. Selama beberapa hari di sana, mereka mendatangi beberapa dermaga-dermaga kecil yang ada dikawasan tersebut.

“Dermaga bekas hotel Mandalika salah satu tempat yang didatangi pelaku,”ujar Ocha.

Tidak hanya ke Serang, Ocha menyebut para anggota sindikat narkoba juga menginap di berbagai hotel di beberapa kawasan Jakarta, seperti di Mangga Besar, Jakarta Barat , Pluit, Jakarta Utara, dan Kemang. Saat itu, mereka belum sama sekali membawa atau terlibat transaksi narkoba.

“Jadi kita benar-benar selidiki tidak ada informasi mereka membawa barang. Jadi informasi benar-benar minim. Jadi kita berpatokan pada mereka ini residivis narkoba,”ucap Ocha.

Enam orang anggota sindikat narkoba asal Taiwan berada di Indonesia hingga 21 juni. Pada tanggal tersebut, 5 orang ke Malaysia, sedangkan 1 orang kembali ke Taiwan.

Menurut Ocha, pada 23 Juni, 2 orang anggota sindikat yang berada di Malaysia kembali lagi ke Indonesia. Sedangkan tiga lainnya menyusul sehari kemudian.

Ocha menuturkan pada kedatangan keduanya ini, lima anggota sindikat narkoba asal Taiwan sudah memesan sebuah hotel di kawasan Anyer.

Mereka menetap dan tinggal di salah satu hotel di kawasan tersebut hingga akhirnya ditangkap saat kedatangan sabu 1 ton melalui dermaga bekas Hotal Mandalika di Jalan Anyer Raya,Serang,Banten, Kamis (13/7/2017).

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *