Reaksi HTI, Perpu Akan Terbitkan Pembubaran Ormas Radikal

Penerbitan perpu tersebut, menurut Ismail, adalah altenatif pemerintah untuk membubarkan HTI. “Ketika itu ( UU ormas) diubah, maka pemerintah jelas sengaja bertindak zalim,”ucapnya.

Juru bicara Istana Kepresidenan, Johan Budi Sapto Pribowo, mengatakan rancangan perpu tersebut telah berada di tangan Presiden Jokowi sejak beberapa waktu lalu. “Nah, kapan tanda tangannya nanti, saya belum tahu,”kata Johan saat di wawancarai, di Istana Kepresidenan.

Namun Ketua Pengurus Nahdtul Ulama, Said Aqil, mengungkapkan Jokowi telah menandatangani perpu tersebut. Pernyataan Said Aqil dilontarkan setelah dia bertemu dengan Jokowi. Menurut dia, perpu tersebut akan dibacakan pada hari ini tepatnya Rabu 12 Juli 2017.

Johan mengatakan Jokowi tidak akan mempublikasikan sendiri perpu tentang organisasi kemasyarakatan. Rencananya, pengumuman dilakukan oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan.

Ismaill menambahkan, pihaknya masih akan menyelidiki perpu pembubaran ormas saat ini yang telah di siapkan pemerintah. Bila nanti terbit, perpu itu akan digugat ke MK.

Sebelumnya, HTI telah menarik pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukum mereka dalam melawan rencana pemerintah. Mereka juga mengklaim ada 1000 pengacara yang siap memberikan bantuan hukum kepada HTI.

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *